RSS

Category Archives: Tips transaksi aman

Tips Transaksi Aman (2)

Kalau di tulisan sebelumnya saya pernah membahas tisp transaksi aman untuk pembeli/pelanggan, berikut adalah transaksi aman untuk penjual.

Bertransaksi online sudah menjadi hal yang biasa saat ini, transfer uang, cek transfer,kirim barang.Namun, terkadang masih ada saja kejahatan yang terjadi, entah itu kejahatan sepertiĀ  hipnotis by phone, maupun penipuan dalam pembayaran barang.

Sebenarnya ini modus lama dan sudah ada sejak saya remaja, hanya saja modus ini terus terulang lagi dan ada saja lagi yang mengalaminya walaupun dalam kasus yang berbeda.

Kalau dulu hipnotis melalui telpon biasanya dilakukan dengan iming-iming mendapatkan hadiah undian, sekarang mulai muncul lagi,tapi dengan cara yang berbeda, yaitu dengan berpura-pura ingin memesan barang, lalu menjanjikan uangnya akan di ditransfer. Biasanya si pelaku menelpon atau minta di telpon balik, dan mengatakan bahwa dia sudah mentransfer uangnya dan menyuruh anda untuk mengecek saldonya dan jika anda bilang transferannya belum masuk,maka si pelaku akan menyuruh anda lagi mengecek ulang (biasanya telponnya dibiarkan tersambung), si pelaku akan menanyakan berapa saldo anda yang tertera di mesin ATM.

Karena perhatian anda sedang terpecah antara telpon dan rekening anda, si pelaku tentunya akan lebih mudah masuk ke alam bawah sadar anda dan dengan mudahnya anda akan mengikuti apa yang disuruh pelaku yang justru menyuruh mentransfer balik saldo tabungan anda.

Untuk mengatasi hal diatas, ada baiknya hindari kontak telpon dan transaksi yang mencurigakan. Kalau anda sudah biasa melakukan transaksi online, alangkah baiknya aktifkan internet banking anda,jadi untuk mengecek saldo/transaksi anda tidak pelu langsung ke ATM (kalau di ATM untuk transfer tinggal memasukkan jumlah dan nomor rekening, di net banking anda masih harus memasukkan kode dari alat/token). Kalau memang orang tersebut ngotot bahwa dia sudah transfer, mintalah di mengirimkan bukti transfernya ke email atau fax anda.

Sedangkan cara lainnya adalah dengan menjanjikan akan mentransfer uangnya setelah barang dikirim. Untuk anda yang punya toko online, jangan sesekali mengirimakan barang yang uangnya belum anda terima, terutama jika alamat pengirimannya berbeda kota dengan kota tempat anda tinggal, walaupun orang tersebut memang sudah pernah berbelanja cash di toko anda.

semoga transaksi anda lancar dan sukses selalu…

Peluang bisnis online dari rumah, klik www.peluangbisnisdarirumah.tk

 
Leave a comment

Posted by on November 2, 2010 in Tips transaksi aman

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tips Bertransaksi Aman via Internet Banking

Transaksi perbankan yang semakin canggih ibarat buah simalakama. Satu sisi menguntungkan karena kemudahan yang didapat, namun sebaliknya sistem ini rawan terhadap kejahatan elektronik.

Transaksi melalui internet banking, termasuk juga mobile banking sangat berguna. Bank tidak perlu investasi banyak, karena semua biaya lebih banyak ditanggung nasabah. Namun ini punya kelemahan, yaitu celah kejahatan dalam bentuk pengambilan dana menjadi besar

Untuk mencegah sisi negatif dari kecanggihan transaksi perbankan, ada baiknya Anda menerapkan berbagai tips agar tetap bisa aman bertransaksi.

Tips pertama, pastikan bank tempat nasabah mendaftarkan layanan internet banking menggunakan second autofication. Lazimnya orang mengenal Token.

Token berfungsi sebagai bentuk proteksi tahap dua. Selain ada username dan password, nasabah juga akan lebih aman bertransaksi melalui piranti tambahan ini.

“Token bisa berbentuk fisik atau SMS. Jika SM kita memanfaatkan handphone kita untuk autofication tersebut,” katanya.

Namun sampai saat ini belum seluruh bank yang memberikan fasilitas token. Untuk itu, BI telah memberi peringatan kepada bank yang bersangkutan, dalam bentuk audit secara berkala.

“Subyeknya ke BI. Nanti akan ada warning dan diaudit minimal satu tahun sekali. Kalau BII sudah. Token kami yakini untuk sementara jauh lebih baik dari pada tidak ada,” tegasnya.

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah website korporasi yang melayani internet banking nasabah. Banyak ditemui kasus, sindikat mengkloning website salah satu perbankan. Bentuk, warna, kanal serta fitur dibuat seruap namun tidak sama.

Jadi nasabah harus teliti. Meskipun sama, pasti ada satu atau dua instrumen yang berbeda. Salah satunya adalah nama website tersebut atau sering dinamakan domain. Domain pasti akan berbeda, satu sama lain.

“Perhatikan situs palsu. Bisa saja nasabah masukkan data saat ingin pakai layanan internet banking. Ternyata itu palsu, hingga data nasabah tercuri. Jadi harus hati-hati,” ucapnya.

Ditambahkan Stephen, layaknya fitur dalam situs jejaring sosial, perbankan juga diwajibkan menambah layanan notification. Yaitu informasi tentang aktivitas user account dalam tempo beberapa waktu kebelakang, baik nasabah sendiri yang melakukan, atau user lain yang berhubungan dengan nasabah. Seperti terima transfer atau auto debit tagihan kredit.

Nah saat ada transaksi yang tidak diketahui nasabah, apalagi sampai mengurangi saldo, nasabah dapat mengetahui secara diri.

sumber : http://www.detikfinance.com/read/2010/02/18/073458/1301749/5/tips-bertansaksi-aman-via-internet-banking

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.